Catatan dan renungan Masrid’Rani Wijayakusuma seputar realitas, kesadaran, dan keesaan.
Mata kita hanya menangkap sebagian kecil dari apa yang ada. Lalu, apa sebenarnya yang kita maksud ketika berkata sesuatu itu nyata?
KesadaranContohPikiran datang dan pergi, perasaan berganti, ingatan menyusun cerita tentang "aku". Lalu siapa yang mengetahui semua gerak itu?
KeesaanContohSains dan spiritualitas bisa saling bercakap tanpa harus disamakan. Membedakan keduanya justru membuat dialognya lebih jujur.
Belum ada tulisan untuk tema ini.
Realitas. Kesadaran. Keesaan. Kenali trilogi yang menjadi rumah bagi semua pertanyaan ini.
Lihat bukunya →Harga dan pengiriman resmi dikonfirmasi admin.